tandzim dakwah hizbiyyah metode taqiyyah abu hamam yasiruddin hadahulloh


BAB : pentingnya ikhlash dalam berdakwah

BAB : dakwah kepunyaan ALLOH azza wa jalla

BAB : pentingnya kembali kepada uslub dakwah para salaf

BAB : jujur adalah modal utama seorang dai

perkara perkara yang di anggap menyelisihi syariat dan sunnah

1. mengambil sikap sebagaimana sikap sikap sururiyyin

* membuat syarat syarat tertentu yang biasakan di lakukan oleh para muta’ashib yazid jawas misalkan contoh contoh di bawah ini

harus fasih membaca AL QURAN

harus fasih membaca KITAB

harus fasih bahasa ARAB

* memberi syarat bahwa orang yang mentahdzir harus di katakan berilmu

* mudah meremehkan untuk orang yang menampakkan al haq

2. tandzim syir yasiruddin

3. menampakkan mauqif palsu tidak sesuai kenyataan

4. keadaan orang sekelilingnya yasiruddin sebagai penasehat dakwahnya

muafa :
pak hasyim atau abu rizal :
abu nuha penjual herbal :
abu fatimah :
abdulmalik :

BAB : qorinah qorinah yang muncul dari ke ganjilan dakwah abu hamam yasiruddin hadahulloh

* bapaknya sendiri mencurigai anaknya yasiruddin menerima dana dari yayasan masjid yang di bangun oleh IHYA ATTUROUT

* memaksa supaya artikel ( saya firman hidayat ) tentang radio rodja supaya di hapus

* kumpulan perkataan yang menghebohkan tapi hanya lipstik politik dakwah taqiyyah

* kumpulan mauqif yang GONCANG mutharib

* tidak konsisten dalam berdakwah

* memaksakan pendapat tanpa penjelasan dalil2 shohih

BAB : kedustaan dari tampilan dzohir yasiruddin terhadap banyak manusia yang penting di ketahui oleh umat

nasehat penutup untuk orang orang yang mencari kebenaran

walimatul ursy

WALIMATUL URSY

pernikahan kami

FIRMAN HIDAYAT & SUCI ASMINI

pada tanggal 10 rajab 1433 / 31 mei 2012

semoga ALLOH azza wa jalla memudahkan kami dalam urusan ini

Runtuhnya Pondasi Yayasan – Sesembahan Hizbiyyun

 

بسم الله الرحمن الرحيم

Fatwa: asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholi  
YAYASAN, sunnah dari Yahudi dan Nasrani 
~

Penerjemah:
Abu ‘Abdirrohman Shiddiq Al Bugisiy
Darul Hadits – Dammaj, Yaman -harosahallah-
26 Jumadil Ula 1433 H

Segala puji bagi Alloh , salam dan shalawat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad -shallallahu ‘alayhi wasallam, keluarga-nya serta seluruh sahabat-nya.

Berikut ini kami sertakan transkrip ASLI beserta terjemahan dan suara dialog yang ditanyakan oleh saudara kita  dari negeri Libya kepada Pembawa Bendera Jarhu wa Ta’dil yakni asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholiy pada 13 Jumadil Ula 1433 Hijriyah tentang Yayasan

بسم الله الرحمن الرحيم

Seorang penanya asal Libiya berkata: Ya Syaikh di Libiya negara kami ada jam’iyyah (yayasan)..

Syaikh: dimana, di Libiya?

Penanya: iya, di Libiya sekarang, dinamai dengan “jam’iyyah ‘ulum al kitab wa as sunnah” dan…

Syaikh: Jam’iyyah?

Penanya: iya Jam’iyyah.

Syaikh: kami telah nasihatkan mereka (agar meninggalkan) jam’iyyah.

Penanya: Ya Syaikh Sebagian pemuda masuk ke dalam jam’iyyah-jam’iyyah ini bergabung bersama mereka jama’ah abul hasan (al hizbi) dan bergabung (pula) bersama mereka…

Syaikh: Demi Allah saya khawatir terhadap mereka (para pemuda tadi) akan dirusaki oleh mereka (jama’ah abul hasan dan selainnya dari pembela jam’iyyah -pent), sebab tidaklah suatu jam’iyyah berdiri kecuali dia terplanting, kami telah memperingatkan mereka dari perkara ini, cukup bagi kalian mesjid-mesjid, setiap orang dari kalian mengurusi mesjid dan ngajar di dalamnya itu lebih baik dari pada jam’iyyah-jam’iyyahtidak (di sibukkan dengan) uang,tidak pula dengan sesuatu -baarokallaahu fiikum- alhamdulillah penduduk di negri kalian adalah penduduk yang kaya, setiap orang mengurusi keuangannya sendiri dan cukup, tidak perlu mengumpulkan uang, kebutuhan dan selainnya (minta-minta -pent).

Penanya: Ya syaikh sekarang jam’iyyah-jam’iyyah ini menyebarkan selebaran-selebaran…

Syaikh: jam’iyyah ini (orang-orang) di dalamnya adalah pelaku makar menertawakan salafiyyin, saya berpendapat supaya salafiyyin menarik diri darinya (meninggalkannya) dan pergi setiap orang menangani mesjid apabila dia memilliki ilmumenyeru kepada (agama) Allah pada mesjid tadi, inilah thoriqotus salaf (metode salaf), agama islam tetap langgeng, terjaga dan tersebar dengan metode-metode ini.

Penanya: iya.

Syaikh: apa salah satu metode jam’iyyah?

Penanya: Ya Syaikh sekarang mereka menyebar selebaran-selebaran tentang…

Syaikh: Jam’iyyah-jam’iyyah tersebut terdapat padanya taqlid (membebek) terhadap nasharo dan yahudi, jam’iyyah padanya pembuntutan terhadap yahudi dan nashoro,

((لتتبعن سنن من كان قبلكم حذو القذة بالقذة ))

“sungguh kalian akan mengikuti metode-metode orang-orang sebelum kalian sebagaimana sejajarnya sayap panah dengan lainnya” (sama persis –pent). -baarokallahu fiik-

penanya: sekarang mereka menyebar selebaran-selebaran akan wajibnya menyumbang suara dalam acara PEMILU dan mereka mendatangkan beberapa fatwa

syaikh: lihatlah mereka, tidak (benar), tidak (benar), mereka telah terjerumus ke dalam hizbiyyah dan malapetaka.

Penanya: Mereka berdalih dengan

syaikh: Cukup salafiyyin menjauhkan diri, membaca kalam Al Albani, dan kalam selainnya pada permasalahan PEMILU.

Penanya: Mereka sekarang mendatangkan kalam syaikh Al Albani, syaikh Al Utasaimin, Syaikh bin Baz, Syaikh Nashir, Syaikh As Sa’di, dan Syaikh Al Fauzan.

Syaikh: Berapa lama mereka menipu para masyaikh tersebut, mereka berkata kami mau mengubah dan memperaktekkan syari’at, Mereka telah dusta, sekarang dan di setiap tempat mereka tidak menerapkan syari’at, negara telah jadi milik mereka tapi mereka tidak juga menerapkan syria’at, para pendusta, telah nampak kedustaan mereka -baarokallahu fiik-

penanya: Ya Syaikh yakni mereka mengingkari orang yang berpendapat tidak bolehnya (Pemilu) dan demikian

Syaikh: Bagaimana

penanya: mereka mengingkari siapa yang berpendapat tidak bolehnya dan melarang masuk ke dalam PEMILU

syaikh: iya mereka akan mengingkari selama mereka berada dalam malapetaka (tersebut) mereka akan mengingkari dan juga memerangi, akan tetapi seorang salafi yang memegang teguh agamanya tidak akan tertipu dengan mereka dan tidak pula bersekutu dengan mereka, biarkan (tinggalkan) mereka engkau akan melihat sebentar lagi bahwa jam’iyyah-jam’iyyah ini adalah hizbiyyah tidak mendatangi mereka kecuali hizbiyyin

Penanya: pada kalimat Syaikh Washiyyullah Al ‘Abbas ia berkata kepada mereka bentuklah sebuah partai…

Syaikh: Ya akhi ini keliru -baarokallahu fiikum- inilah yang saya bertaqarrub kepada Allah dengannya, jam’iyyah anshorus sunnah di Mesir jatuh terpelanting di Sudan jatuh, jam’iyyah-jam’iyyah di Mesir jatuh di India jatuh di setiap tempat jam’iyyah-jam’iyyah jatuh terpelanting -baarokallahu fiikum- semuanya omong kosong, walaupun keluar fatwa-fatwa (yang membolehkan) mereka tidak mengetahui kesudahannya (yang buruk) mereka tidak mengetahui seandainya dulu … Seandainya mereka dulu tahu, merek hidup sekarang pada waktu sekarang ini, jam’iyyah-jam’iyyah ini dan melihat bahwasanya jam’iyyah-jam’iyyah ini semuanya terjerembab (ke dalam keterpurukan -pent), sungguh demi Allah niscaya mereka akan mengumumkan bahwa Al Albani memerangi Jam’iyyah-jam’iyyah dan memerangi persektean/perpartaian dia tidak membolehkannya -baarokallahu fiik.. Allohu yubarik fiikum-

Salah seorang hadirin dari Libiya berkata: Para pemuda di Libiya juga titip salam kepada engkau (wahai Syaikh).

Syaikh: wa ‘alaikumus salam wa rohmatullahi wa barokatuh, sampaikan kepada mereka salam kami…betaqwalah kalian kepada Allah, lazimilah sunnah dan berhati-hatilah kalian dari bid’ah-bid’ah, yayasan-yayasan ini termasuk dari bid’ah dan kesesatan demi Allah, dan termasuk salah satu fitnah yang paling jelek serta merupakan sebab-sebab penyimpangan -baarokallahu fiik- dan negara-negara tidak menerima, negara-negara demokrat ini tidak menyetujui pembentukan jam’iyyah kecuali dengan syarat-syarat, syarat-syarat yang menundukkan dan menghinakan kebatilan tadi, di antara syarat-syarat mereka adalah mesti punya rekening di BANK’ -baarokallahu fiik- ini termasuk yang paling diingkari oleh (Syaikh) Al Albani terhadap para pembela jam’iyyah.

Salah seorang hadirin berkata: foto ya Syaikh dengan ridho, mereka mengharuskan mendatangkan foto, dan mengharuskan mengadakan undang-undang.

Syaikh: mengadakan apa?

Salah seorang hadirin: mengharuskan mereka berfoto mendatangkan foto anggota-anggota jam’iyyah.

Syaikh: harus pakai foto

salah seorang hadirin: mesti pakai foto.

Syaikh: bagus, begitu juga yang terjadi di negara kalian?

Penanya: Allohu a’lam ya Syaikh

syaikh: ha..

Penanya: Tapi mereka menyamakan (status) jam’iyyah-jam’iyyah mereka.

Syaikh: tidak ada seperti ini foto dan itu?

Penanya: tentu tentu (ada)

Syaikh:

أَفَمَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَى تَقْوَى مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ أَمْ مَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَى شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ

“Apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang (nyaris) runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersamanya ke dalam neraka jahannam.” [At Taubah: 109]

seharusnya dakwah itu di bangun di atas asas taqwallah ‘azza wa jalla dan keikhlasan kepada Allah tabaroka wa ta’ala bukan (malah) di atas asas kebatilan, mereka itu (para pembela yayasan) mengedepankan hawa nafsu dan rakus dengan harta duniawiyyah, ambisius terhadap jabatan/pekerjaan, dan…dan…mereka menyembunyikan hal tadi dan menertawakan (menipu) manusia…
-selesai-

تفريغ المادة الصوتية
………………………………………….. ..
سائل من ليبيا : يا شيخ عندنا جمعية في ليبيا ..
الشيخ : فين في ليبيا
السائل : نعم في ليبيا الأن تسمى بجمعية علوم الكتاب و السنة و..
الشيخ : جمعية
السائل : جمعية نعم
الشيخ : نحن نصحناهم من الجمعيات
السائل : بعض الشباب السلفي دخل في هذه الجمعيات يا شيخ و معهم جماعة أبو الحسن ومعهم..
الشيخ : أنا و الله أخاف عليهم أن يفسدوهم لانو ما قامت جمعية وإلا و سقطت على أم رأسها حذرناهم من هذا الشي ، يكفيكم المساجد كل واحد يمسك مسجد و يدرس فيه أحسن من الجمعيات و لا أموال و لا شي – بارك الله فيك – الحمد الله شعبكم شعب غني كل واحد يمول نفسه و بس ما يحتاج جمع أموال و حاجات و أشياء
السائل : يا شيخ الأن هذه الجمعية الجمعية هذه الأن يوزعون مطويات..
الشيخ : الجمعية هذه ناس مكرة ضحكوا على السلفيين ، أنا أرى السلفيين ينسحبون منها و يروحون كل واحد يمسك له مسجد إذا عندوه علم يدعوا إلي الله فيه هذه طريقة السلف و بقى الإسلام و حفظ و أنتشر من هذه الطرق
السائل : نعم
الشيخ : ما من طريق الجمعيات
السائل : يوزعون يا شيخ الأن مطويات عن ..
الشيخ : الجمعيات فيها تقليد للنصارى و اليهود الجمعيات فيها إتباع لليهود و النصارى ((لتتبعن سنن من كان قبلكم حذو القذة بالقذة )) بارك الله فيك
السائل : الأن يوزعون مطويات على و جوب التصويت في الانتخابات و يأتون بفتاوى
الشيخ : شوفهم وَلا لا دخلوا في الحزبيات و دخلوا في البلاء
السائل : يحتجون بــ
الشيخ : خلي السلفيين ينسحبون . يقرؤون كلام الألباني و كلام غيره في الانتخابات و المظاهرات
السائل : هم الأن يأتون بكلام الشيخ الألباني و الشيخ العثيمين و الشيخ بن باز و الشيخ ناصر و الشيخ السعدي و الشيخ الفوزان
الشيخ : كان زمان يخدعونهم يقولون نحنا نبغ نصير و نطبق الشريعة ، كذبوا الأن في كل مكان و ما طبقوا الشريعة ، قامت لهم دول و ما طبقوا الشريعة كذابين تبين كذبهم بارك الله فيك
السائل : يا شيخ يعني ينكرون على من يقول بعدم الجواز و كذا
الشيخ : كيف
السائل : ينكرون على من يقول بعدم الجواز و عدم دخول الانتخابات
الشيخ : أي ينكرون نعم ما دام هم متهالكين سينكرون و يحاربونه أيضا لكن السلفي المتمسك بدينه لا يخدع فيهم و لا يشاركهم ، خلوهم سترون بعدين هذه الجمعيات حزبيه ما يأتيهم إلا الحزبيون
السائل : كانت في كلمة للشيخ وصى الله العباس فقال لهم كونوا حزب ..
الشيخ : يا أخي غلط بارك الله فيكم هذا الذي ادين الله به ، جمعية أنصار السنة في مصر سقطت في السودان سقطت جمعيات في مصر سقطت في الهند سقطت في كل مكان الجمعيات سقطت – بارك الله فيك – كلوا كلام فارغ حتى لو صدر فتاوى ما يعرفون مألاتها ما يدرون لو كان .. لو عرفوا عايشوا الأن الوقت هذا هذه الجمعيات و رأوا أنها تهاوت كلها على أم رؤسها و الله لأعلنوا ..الألباني يحارب الجمعيات و يحارب التحزب ما يجيزوها …بارك الله فيك .. الله يبارك فيكم .
.
.
.

احد الحاضرين من ليبيا :يسلم عليك كذلك شباب في ليبيا
الشيخ : وعليكم السلام و رحمة الله و بركاته بلغهم سلامنا…أتقو الله قل لهم ألزموا السنة و إياكم و البدع الجمعيات هذه من البدع و الضلالات والله ومن شر الفتن و من أسباب الانحراف – بارك الله فيك – و الدول لا تقبل هذه الدول الديموقراطية لا توافق على إنشاء جمعيه إلا بشروط ، شروط تخضعه و تذله للباطل ، ومن شروطهم أنو لابد يكون لها رصيد في البنك ، – أيوه بارك الله فيك – هذا من أشد ما أنكر الالباني على أهل الجمعيات
أحد الحاضرين : التصوير يا شيخ برضوا يلزمونهم يأتوا بصور و يلزموهم يعملوا دستور
الشيخ : يعملوا أيه
أحد الحاضرين : يلزموهم بالتصوير يأتوا بصور لأعضاء الجمعية
الشيخ : لابد لهم من الصور
احد الحاضرين : لابد من صور
الشيخ : تمام هكذا وقع عندكم
السائل: الله أعلم يا شيخ
الشيخ : ها
السائل: لكن هم يسوون جمعياتهم
الشيخ : ما وقع هكذا تصوير و كذا
السائل : أكيد أكيد
الشيخ : (أَفَمَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَى تَقْوَى مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ أَمْ مَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَى شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ) لابد أن تؤسس الدعوة على تقوى الله عز و جل و الإخلاص لله تبارك و تعالى ما تؤسس على الباطل هؤلاء عندهم أهواء عندهم مطامع دنيوية و عندهم طموحات للمناصب و عندهم و عندهم يخفونها يضحكون على الناس ..

Sumber:

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=128511

menyingkap FIQH SURURI condongnya mereka mengumpulkan pendapat yang menyelisihi sunnah

murojaah ilmu hadits tentang ketengelinciran seorang ULAMA dalam pendapat

bahwa jika ulama mengambil hukum yang menyelisihi HADITS SHOHIH maka fatwanya tidak di anggap ini berlaku sebagaimana para ulama berkata dalam hal ini

Taklid hanya menghasilkan zhan (prasangka) semata dan Allah telah melarang untuk mengikuti prasangka. Allah ta’allaberfirman,

إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

“Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). (QS. Al-An’am: 116).

الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 46).

Pertama: Imam Abu Hanifah rahimahullah

Beliau mengatakan,

لا يحل لأحد أن يأخذ بقولنا ما لم يعلم من أين أخذناه

“Tidak boleh bagi seorangpun berpendapat dengan pendapat kami hingga dia mengetahui dalil bagi pendapat tersebut.”

Diriwayatkan juga bahwa beliau mengatakan,

حرام على من لم يعرف دليلي أن يفتي بكلامي

“Haram bagi seorang berfatwa dengan pendapatku sedang dia tidak mengetahui dalilnya.”

Kedua: Imam Malik bin Anas rahimahullah

Beliau mengatakan,

إنما أنا بشر أخطئ وأصيب فانظروا في رأيي فكل ما وافق الكتاب والسنة فخذوه وكل ما لم يوافق الكتاب والسنة فاتركوه

“Aku hanyalah seorang manusia, terkadang benar dan salah. Maka, telitilah pendapatku. Setiap pendapat yang sesuai dengan al-Quran dan sunnah nabi, maka ambillah. Dan jika tidak sesuai dengan keduanya, maka tinggalkanlah.”(Jami’ Bayan al-’Ilmi wa Fadhlih 2/32).

Beliau juga mengatakan,

ليس أحد بعد النبي صلى الله عليه وسلم إلا ويؤخذ من قوله ويترك إلا النبي صلى الله عليه وسلم

“Setiap orang sesudah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat diambil dan ditinggalkan perkataannya, kecuali perkataan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Jami’ Bayan al-’Ilmi wa Fadhlih 2/91).

Ketiga: Imam Asy-Syafi’i rahimahullah

Beliau mengatakan,

إذا وجدتم في كتابي خلاف سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم فقولوا بسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم ودعوا ما قلت

“Apabila kalian menemukan pendapat di dalam kitabku yang berseberangan dengan sunnah rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ambillah sunnah tersebut dan tinggalkan pendapatku.” (Al-Majmu’ 1/63).

Keempat: Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah

Beliau mengatakan,

لا تقلدني ولا تقلد مالكا ولا الثوري ولا الأوزاعي وخذ من حيث أخذوا

“Janganlah kalian taklid kepadaku, jangan pula bertaklid kepada Malik, ats-Tsauri, al-Auza’i, tapi ikutilah dalil.”(I’lam al-Muwaqqi’in 2/201;Asy-Syamilah,).

CONTOH SUBHAT : kenapa ada sebagian membolehkan yayasan dakwah,mengambil dana dari ihya atturout,mendatangi masjid hizbi membangun dakwah di tempat hizbi,tasawwul atas nama dakwah dll tidak kalian hizbikan para ulama yang membolehkan ? ? ?

bantahan : jika seorang ulama tergelincir dalam pendapatnya menyelisihi pendapat2 para ulama yang lain yang sesuai hadits SHOHIH ?

maka yang benar adalah meninggalkan pendapatnya,dan memberikan UDZUR kepada ulama yang tergelincir bukan mengambil kesempatan ketegelinciran ulama ini di jadikan TAMENG ” pembelaan terhadap kesesatannnya ”  jelas BATHIL bisa di keluarkan dari lingkup ahlu sunnah ?

karena keadaan orang yang mengambil pendapat ketegelinciran seorang ulama dalam keadaan ”  TIDAK MASYUR ” di kalangan para TSABIT maka tabdi kepada orang yang sengaja mengambil pendapat menyelisihi sunnah sebagaimana orang2 ASYA’RI menyandarkan kepada ketegelinciran IMAM NAWAWI rohimahulloh dalam perkara ISTAWA ! ! !

mereka kaum asya’ri tetap di katakan HIZBI padahal mereka bersandar kepada keyakinan IMAM NAWAWI ?

apakah kalian SURURIYYIN dan para PEMBELA YAYASAN DAKWAH mengikuti ucapan2 orang ASYA’RI ?

ORANG ASYA’ARI BERKATA KENAPA TIDAK SEKALIAN KALIAN KATAKAN IMAM NAWAWI ASYA’RI ?

jadi kesimpulannya jelas bahwa orang orang yang suka mengambil pendapat2 para ulama yang menyelisihi SUNNAH maka di keluarkan dari lingkup ahlu sunnah walaupun hanya 1 mukholafah syariah walaupun mereka bersandar kepada fatwa fatwa ulama sebagaimana orang2 asya’riyyah bersandar IMAM NAWAWI rohimahulloh tetap di hukumi hizbi bukan ahlu sunnah.

BAHAYANYA ORANG SURURIYYIN LUAR BIASA DALAM MENEMPUH MANHAJ PENGAMBILAN PENDAPAT

contoh

mereka bangga dengan pendapat yang menyelisihi sunnah dengan satu sandaran kepada ULAMA yang menyelisihi di angkat setinggi2nya walaupun keliru jelas menyelisihi dalil nash

dalam metode FIQH SURURI bener bener rusak

dengan bermodal subhat seperti ini

” KALO PERKARA INI ORANG DI KATAKAN HIZBI KENAPA ULAMA FULAN TIDAK DI HIZBIKAN ? “

maka bantahan kaedahnya yang benar

JIKA SEORANG ULAMA KELIRU MAKA DI LIHAT ADAKAH BANTAHAN DARI ULAMA LAIN JIKA DI BIARKAN MAKA INI TIDAK PERLU DI ANGKAT KARENA PARA ULAMA DIAM

adapun orang sururiyyin mengambil kesempatan dengan alasan tidak ada yang menghizbikan ?

sedangkan ALI HASAN sudah di HIZBIkan para ulama mereka tetap ngeyel

maka jika kita lihat keliruan IMAM NAWAWI rohimahulloh lebih dasyat lagi kelirunya

APAKAH BOLEH BERSANDAR DENGAN KELIRUAN BELIAU ?

APAKAH ADA ORANG YANG BERSANDAR KEPADA AQIDAH ASYA’RI DENGAN SANDARAN IMAM NAWAWI rohimahulloh di katakan AHLU SUNNAH ?

jadi jelas MIZAN ukuran siapa saja yang menyelisihi SUNNAH maka di keluarkan dari LINGKUP AHLU SUNNAH

BAHKAN DI KELUARKAN DARI TELAGA ROSULULLOH

“Semua orang yang melakukan perbuatan bid’ah yang tidak diridhai Allah dalam agama ini akan diusir dari telaga Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada hari kiamat nanti), dan yang paling parah di antara mereka adalah orang-orang (ahlul bid’ah) yang menyelisihi (pemahaman) jama’ah kaum muslimin, seperti orang-orang khawarij, syi’ah rafidhah dan para pengikut hawa nafsu, demikian pula orang-orang yang berbuat zhalim yang melampaui batas dalam kezhaliman dan menentang kebenaran, serta orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar secara terang-terangan, semua mereka ini dikhawatirkan termasuk orang-orang yang disebutkan dalam hadits ini (yang diusir dari telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam)[ Kitab “Syarh Az Zarqaani ‘ala muwaththa-il imaami Maalik” (1/65).]

TERBAKARNYA BOKONG ABU KARIMAH ASKARI

TARJIM DUAT MUTA’AKHIR

BAB : Abu Karimah Askari balikpapan

latar belakang pendidikan : dari berbagai sumber berita masyur bahwa askary loncat dari tempatnya ABUL HASAN AL MISRY lalu menclok di darul hadits dammaj yang kita dapat info tidak sampai 6 bulan lalu pulang ke indonesia

ASKARY dahulunya DAI IHYA ATTUROUT masyur

di biayai ihya atturout untuk belajar kepada ABUL HASAN AL MISRI di yaman,ntah kenapa bisa pindah ke dammaj ?

kembali kepada mendudukan perkara mukholafah syariah pada dakwahnya

ucapan askary kepada benda mati adalah ucapan kekufuran

” Mendulang Berkah Dengan Yayasan Salafiyyah “

http://www.scribd.com/doc/11344047/Mendulang-Berkah-Dengan-Yayasan-Salafiyyah

sebagai contoh dalam perkara hajar aswad lihatlah sahabat umar bin khotob rodhiyallohua anhu

Pelaku Thawaf yang mengitari Baitullah itu dengan hatinya ia melakukan pengagungan kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala yang menjadikannya selalu ingat kepada Allah, semua gerak-geriknya, seperti melangkah, mencium dan beristilam kepada hajar dan sudut (rukun) yamani dan memberi isyarat kepada hajar aswad sebagai dzikir kepada Allah Ta’ala, sebab hal itu bagian dari ibadah kepada-Nya. Dan setiap ibadah adalah dzikir kepada Allah dalam pengertian umumnya. Adapun takbir, dzikir dan do’a yang diucapkan dengan lisan adalah sudah jelas merupakan dzikrullah;

sedangkan mencium hajar aswad itu merupakan ibadah di mana seseorang menciumnya tanpa ada hubungan antara dia dengan hajar aswad selain beribadah kepada Allah semata dengan mengagungkan-Nya dan mencontoh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dalam hal itu, sebagaimana ditegaskan oleh Amirul Mu’minin, Umar bin Khattab Radhiallaahu anhu ketika beliau mencium hajar aswad mengatakan, “Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau (hajar aswad) tidak dapat mendatangkan bahaya, tidak juga manfa’at. Kalau sekiranya aku tidak melihat Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.”

Adapun dugaan sebagian orang-orang awam (bodoh) bahwa maksud dari mencium hajar aswad adalah untuk mendapat berkah adalah dugaan yang tidak mempunyai dasar, maka dari itu batil. Sedangkan yang dinyatakan oleh sebagian kaum Zindiq (kelompok sesat) bahwa thawaf di Baitullah itu sama halnya dengan thawaf di kuburan para wali dan ia merupakan penyembahan terhadap berhala, maka hal itu merupakan kezindikan (kekufuran) mereka, sebab kaum Muslimin tidak melakukan thawaf kecuali atas dasar perintah Allah, sedangkan apa saja yang perin-tahkan oleh Allah, maka melaksanakannya merupakan ibadah kepada-Nya.

Tidakkah anda tahu bahwa melakukan sujud kepada selain Allah itu merupakan syirik akbar, namun ketika Allah Subhannahu wa Ta’ala memerintahkan kepada para malaikat agar sujud kepada Nabi Adam, maka sujud kepada Adam itu merupakan ibadah kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala dan tidak melakukannya merupakan kekufuran?

maka YAYASAN DAKWAH jika jelas dengan lafadz seperti ini,mengkaitkan
benda MATI menjadi perantara untuk beribadah kepada ALLOH azza wa jalla

maka benda mati tersebut menjadi THOGHUT ! ! ! karena jelas tidak ada salafnya menyangkut yayasan dakwah kepada peribadatan membawa lafadz barokah ? maka ini penting di ketahui bahwa benda mati MUTLAQ tidak boleh di kaitkan dengan IBADAH ! ! ! terkecuali sarana2 seperti microphone,alat rekam dll

USLUB DAKWAH

1. membawa talbis kerancuan pemikiran sururiyyin membedakan kedudukan ulama sebagaimanaSyaikh Robi` bin Hadi Al Madkholi -hafidhahulloh  katakan

Jika salah seorang ulama mengkritik kesalahan salah seorang pimpinan mereka dengan dalil-dalil dan keterangan, mereka berkata: “Kami menunggu ulama besar!

” Syaikh Robi` bin Hadi Al Madkholi -hafidhahulloh- berkata: “Para ulama yang mulia untuk wajib mengetahui bahwasanya para ahlul ahwa wat tahazzub itu memiliki metode-metode yang menakutkan untuk mengumpulkan para pemuda, menguasai akal-akal mereka dan untuk menggugurkan jihadnya para pembela manhaj Salaf dan ahlinya di lapangan. Di antara uslub-uslub makar tersebut adalah memanfaatkan diamnya sebagian ulama terhadap si fulan dan fulan, walaupun dia itu termasuk orang yang paling sesat. Maka walaupun para kritikus memajukan hujjah yang paling kuat terhadap kebid’ahannya dan kesesatannya, cukuplah bagi orang-orang yang sengaja berbuat salah itu untuk menghancurkan kerja keras para penasihat dan pejuang itu dengan bertanya-tanya di hadapan orang-orang yang bodoh: “kenapa ulama fulan dan fulan diam dari si fulan dan fulan? Kalau memang si fulan itu di atas kesesatan tentulah mereka tak akan tinggal diam dari kesesatannya.

” Demikianlah mereka membikin pengkaburan terhadap orang-orang yang bodoh. Bahkan kebanyakan para pendidik dan keumuman orang tidak tahu kaidah-kaidah syar’iyyah dan pokok-pokoknya yang di antaranya adalah: bahwasanya amar ma’ruf nahi mungkar itu termasuk fardhu kifayah. Jika sebagian orang telah menegakkannya, gugurlah kewajiban itu dari yang lainnya.”
“Dan di antara uslub mereka juga adalah mengambil pujian/rekomendasi dari sebagian ulama untuk orang-orang yang karya tulis mereka, sikap dan kegiatan mereka telah dihukumi jauh dari manhaj salaf, bermusuhan dengan pengikut salaf dan berloyalitas dengan para musuh, dan perkara yang lain. Dan kebanyakan orang tidak tahu kaidah jarh wat ta’dil, dan bahwasanya kritikan yang terperinci itu didahulukan terhadap pujian, karena si pemuji itu membangun pujiannya di atas perkara yang nampak dan baik sangka. Dan si pengritik itu membangun kritikannya di atas ilmu dan kenyataan sebagaimana telah dimaklumi bersama di kalangan para imam jarh wat ta’dil.

Dan dengan dua uslub ini dan yang lainnya mereka hendak menggugurkan kerja keras para penasihat dan perjuangan para pembela sunnah dengan amat mudahnya, dan menjaring masyarakat yang banyak dan bahkan kebanyakan pengajar, dan menjadikan mereka tentara untuk memerangi manhaj salaf dan salafiyyun, dan membela para pemimpin kebid’ahan dan kesesatan.

Alangkah kerasnya perhatian para salafiyyun dalam menjaga dua celah ini, yang wajib bagi para ulama untuk menutupnya dengan kuat, dan memotong bahaya yang diakibatkan oleh dua lubang ini.” (“Al Haddul Fashil Bainal Haqq wal Bathil”/Syaikh Robi’ -hafidhahulloh-/hal. 144)

2. mengumpulkan manusia dari segala penjuru dan ini termasuk uslub dakwah sururiyin

Semangat dalam memperbanyak pengikut sampai tidak peduli tentang pentingnya Al Wala` wal Baro` (loyalitas dan berlepas diri) dalam manhaj. Bacalah ucapan Imam Al Wadi`i -rahimahulloh- di “Tuhfatul Mujib” hal. 146.

3.  metode jelek mengumpulkan harta umat atas nama dakwah untuk melebarkan sayap dakwah hizbiyyah

Bersemangat dalam mengumpulkan harta atas nama dakwah, padahal tujuannya adalah untuk mendukung hizbiyyah mereka. Bacalah ucapan Imam Al Wadi`i -rahimahulloh- di “Tuhfatul Mujib” hal. 146 dan 202

ana cukupkan di sini……….nanti di sambung

alhamdulillah

kumpulan syair nasehat




FENOMENA DAI SAFAR

jangan tertipu dengan nama yang di besarkan para juhala
hatta dzulkarnain,luqman,assewwed,hakim abdat,dan yazid 
lihatlah mereka di besarkan karena ilmu bukan karena banyak ceramah
safar kesana kemari mirip artis dapet panggilan job
emang sih sob doi paling ngetop markotop
tapi perlu di pikir lagi apa masi layak di ambil ilmunye
sementare ude banyak syariat sudah di labrak

bukalah mate kite jangan tertutup retorika para mubaligh
pikirkanlah akibat salah mengambil guru neraka resikonye
di bela ga lihat perkarenye ga punya hujje ga punye mate
itu ilmu di bawa kemane semuanye ude di lempar demi buaye dakwe
mao kate ape kalo di bilang hizbiye tapi nyatenye jelas yee
metode dakwe ude kaye parte di campur ubek ubek hancur deh
ude deh aye empet ngeliat ente ente mening jualan jengkol daripade dakwe

MENJAGA KEHORMATAN DAKWAH

banyak sekali gembel gembel berani berdakwah
keadaan miskin ilmu dan miskin harta ga punya muka
hilang malu di hadapan umat menjadi benalu
modal cuma cuap cuap di atas mimbar
membuat bergetar manusia yang buta dan tolol
apalagi menyangkut perkara manhaj semangkin bahlol

IFFAH IFFAH IFFAH dalam dakwah demi menjaga sunnah
agar tidak tunduk kepada ahlu bid’ah karena harta
YAA IKHWAH ! ! ! jagalah sunnah jangan jaga dunia ! ! !
peganglah kitabulloh kita akan selamat dari fitnah
lepaskan tandzim dakwah karena itulah sebabnya
jangan hiraukan anggapan baik dari para juhala
gunakanlah baiquniyah membantai ahlu bid’ah

WAHAI PARA TSABIT kalian di takuti oleh semua hizbiyyah
semangkin kalian berilmu semangkin terbongkarnya mereka
karena pijakkan kalian al quran dan sunnah menjadi pedang 
pedang sudah terhunus bagi penentang sunnah ahlu bid’ah
karena kita menuntut ilmu karena DIFA’A SUNNAH
membuat bergetar para ahlu bid’ah dan hizbiyyah
sampaikan kepada mereka LARILAH KALIAN SEBELOM KAMI MENEBAS DENGAN SUNNAH ! ! !

SOLUSI KELUAR DARI FITNAH

PEDANGKU SUDAH TERHUNUS JARH INI CUKUP MEMBIUS
TANPA BASA BASI SUDAH TERESEKUSI MATI
FANATIK MU TERKULAI LEMAS TAK BERKUTIK
JARH MUFASSAR BUKAN UNTUK TERSOHOR
YANG PENTING UMAT BISA TAHU DAN SELAMAT
HEI DIMANA AKAL MU YANG JELAS DEPAN MATA
APAKAH USTADZ MU LEBIH MULYA DARI FATIMAH
MEMBERIKAN UDZUR PELAKU MAKSIAT JELAS ITU PERBUATAN KUFUR

MENUNTUT ILMU BUKAN UNTUK MEMUJA USTADZ
USTADZ SESAT SUDAH TINGGALKAN SAJA
MENYELAMATKAN DIRI ITU LEBIH AFDHOL DARIPADA DHOL
BUAT APA ILMU JIKA TIDAK DI AMALKAN
YAHUDI BINASA KARENA ITU MENGIKUTI SETAN
USLUB DAKWAH KAYA KETAN LEMBEK TAPI BIKIN LENGKET
MEMBUAT UMAT SULIT NINGGALKAN KARENA MENCRET
JANGAN TERTIPU SLOGAN PARA BENALU DAKWAH
MENDING RIHLAH DARIPADE NGUMPUL SAMA MEREKA

PENTINGNYA ILMU HADITS

ga bakalan habis bahas dai dai sesat di indonesia
semangkin banyak terbongkar dakwah busuk karena dunia
mengutamakan jumlah daripada sunnah
terbukti banyaknya mukhalafah di dalam dakwah
kalian merasa aman bermajelis tanpa berusaha mengoreksi
banyak saksi banyak bukti bahwa mereka itu hizbi
sudah akhi kita mengerti bahwa kalian butuh nasehat
agar kalian bisa mendapatkan kebenaran supaya tidak sesat

thoyyib satu cara biar kalian bisa selamat seperti kami
lihatlah dulu orang yang kalian akan ambil ilmunya dengan hati
karena hatilah alat mendeteksi siapa saja di atas kedustaan
jika benar di atas sunnah hati kalian akan tenang selain itu jalan setan
lalu dengan mata kalian bisa lihat apakah orang itu jujur
kalo kalian sudah kecebur sangat sulit sebagaimana bubur
adapun kami di bekali dengan ilmu yaitu jarh wa ta’dil
kami punya senjata dan amunisi dengan sikap adil

hattapun guru kami jika menyelisihi sunnah maka kami JARH 
dan guru kami pun siap di intiqod di tinggalkan seluruh jamaah
maka itu yaa akhi ini tanda kebaikan pada guru kami
sesungguhnya tidak ada yang menjamin terus di atas kebenaran
jauhilah setan yang banyak membujuk biasanya banyak slogan
karena SLOGAN itu adalah tipuan mematikan buat kalian
berusahalah mandiri jangan selalu minta nyusu
pecahkan batu karang dengan jiwa yang perkasa
karena DAJJAL lebih dasyat yang perlu kalian hadapi
IMAN dan taqwalah kalian bisa bertahan dan ILMU HADITS
PEDANG untuk menghancurkan bala tentara DAJJAL adalah ILMU HADITS

MULAILAH KALIAN SAAT INI BELAJAR ILMU HADITS SUPAYA KALIAN MANDIRI DAN INDEPENDENT ! ! !

DZULKARNAIN MAKASAR DI MATA PEDANG JARH WA TA’DIL YANG TERHUNUS

TARJIM DUAT MUTA’AKHIR

BAB : DZULKARNAIN MAKASAR

biografi menuntut ilmu : tidak perlu karena sudah bersebrangan dengan uslub dakwahnya IMAM AL WADI’I rohimahulloh

dari banyak sisi contoh

YAYASAN DAKWAH

Al-Imam Al-Wadi’iy rahimahullah berkata:

جمعيات هذه يا إخوان هي وسيلة, وكذا الصندوق أي نعم, الطريق إلى حزبية والوسيلة إلى الحزبية

“Yayasan ini, ya ikhwan adalah wasilah (sarana), demikian pula kotak infaq, iya, ini jalan menuju hizbiyyah dan sarana menuju hizbiyyah“. (Kaset pertanyaan Bani Bakr tahun 1421H, setahun sebelum beliau meninggal)

Tidak hanya itu tapi bahkan Al-Imam Al-Wadi’iy langsung memvonis yayasan adalah hizbiyyah, sebagaimana yang dikatakan oleh Asy-Syaikh Kamal bin Tsabit Al-’Adaniy Al-Hamudiy hafidzahullah dalam “Jinayah Muhammad bin Abdil Wahhab Al-Wushobiy”(hal.2):ما حصل في فتنة الجمعيات في زمن الشيخ مقبل رحمه الله, والشيخ يقول: هذه حزبية, هذه حزبية, حزبية مغلقة.
Apa yang muncul dari fitnah yayasan-yayasan pada zaman syaikh Muqbil rahimahullah, dan syaikh Muqbil mengatakan: (Yayasan) ini adalah hizbiyyah, ini adalah hizbiyyah, hizbiyyah yang terselubung“.

SDIT metode sekolah dan SPP

Syaikh Muqbil Bin Hady Al Wadi’i ditanya :

Apa sebab yang menjadikan kebanyakan dari kaum muslimin lebih mengutamakan ijazah dari pada ilmu yang bermanfaat dan apa sebab berpalingnya mereka dari ilmu ini ?

Beliau menjawab :.

Sebabnya adalah sebagaimana yang Allah beritakan dalam tanzilnya :

إِنَّ هَؤُلَاءِ يُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَاءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيلًا

“Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat).” (QS. Al-Insan : 27)

Inilah sebabnya, dan Allah subhanahu wa ta’ala telah memperingatkan dari sifat ini sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala :

فَأَعْرِضْ عَنْ مَنْ تَوَلَّى عَنْ ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا, ذَلِكَ مَبْلَغُهُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدَى

“Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi. Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Najm : 29-30)

Adapun kita, Alhamdulillah. Allah telah memberi kenikmatan untuk mempelajari sunnah Rasulullah Sholallahu alaihi wassallam dan juga kitabullah ‘aza wa jala serta ilmu yang bermanfaat yang tidak memberi madhorot “bahaya”. Dan aku katakan, di sana banyak orang yaitu para ulama yang kurang peduli dalam penyebaran ilmu ini , banyak dari ulama yang tidak duduk di masjid-masjid, dan dalam perkara ini, mereka memiliki kekurangan, maksudnya hendaknya mereka itu bergabung ikut andil dalam masalah ini .

Padahal ijazah itu sendiri tidak memberi manfaat kepada seorang muslim dan bahkan terkadang tidak bermanfaat untuk agamanya dan juga dunianya, Adapun Alqur’an sungguh telah memberi manfaat kepadanya (seorang muslim) sebagaimana sabda Nabi Sholallahu alaihi wassallam :

من قراء القران و عمل به البس تاجا ضوءه احسن من ضوء الشمس يوم القيمةو يكسى والديه حلتبه لا تقوم لها الدنيا فيقولان : بما كسينا هذا ؟فيقال : باخذ ولدكما القران

Artinya : “Barangsiapa yang membaca Alqur’an dan mengamalkannya di pakaikanlah kepadanya mahkota yang sinarnya lebih bagus dari sinar matahari di hari kiamat kelak dan kedua orangtuanya di pakaikan kepada mereka sutra yang tidak ada di dunia ,mereka berkata, dengan amalan apa sampai kami di beri pakaian ini ? di katakan kepada mereka dengan amalan anakmu terhadap Al qur’an” (Al-Hadits).

Alhamdulillah, telah banyak orang yang menerima Alqur’an dan ilmu yang bermanfaat ini , adapun ijazah-ijazah itu telah menelantarkan banyak dari para pemuda yang sebenarnya mereka memiliki kecerdasan serta pemahaman yang kuat. Mereka mampu menghafal Alqur’an dalam waktu lima, tujuh bulan ataupun setahun , akan tetapi mereka “hilang” dengan sebab ijazah. Dan kebanyakan dari para pemuda tidak mengambil faidah dari ilmu dunia ataupun akhirat (yang mereka kejar) terkadang ada seseorang yang sudah duduk di SMP atau SMA dalam keadaan mereka tidak bisa membaca dengan baik :

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ

Kemudian kebanyakan dari ahlul ilmi mereka tidak menunaikan kewajiban mereka untuk mengajar di masjid masjid. Dan (akhirnya) anak-anak kaum muslimin pergi ke sekolah-sekolah, seandainya saja para ulama tersebut menunaikan kewajiban mereka, yaitu mengajar di masjid-masjid, tentunya kebanyakan dari sekolah-sekolah akan menghilang (bubar). Kita berdoa kepada Allah agar para ulama muslimin di beri taufik untuk perkara yang demikian itu ,sesungguhnya Allah sangat mampu terhadap segala sesuatu..

Dinukil Dari : Ijabatus Sa’il karya Syaikh Muqbil bin Hady Al-Wadi’iy

uslub dakwah :

1. metode pengambilan pendapat condong kepada FIQH SURURI

bahkan terkadang banyaknya pengaburan dalam perkara perkara hukum,tidak menekankan kepada pendapat yang kuat hanya menampilkan saja dan setelah menampilkan dari sisi pendapat yang lain berselisih terkadang tidak menjelaskan bahwa perkara tersebut masuk kepada MANHAJ DAKWAH yang di situ adanya sikap sebagai MIZAN seseorang itu bisa keluar dari lingkup ahlu sunnah lalu di buat talbisat umat menjadi semangkin bingung lalu menampilkan pendapat ULAMA lain yang menyelisihinya sebagai tameng pembelaan bagi orang yang menyimpang.

2. metode tarbiyah IKHWANUL MUSLIMUN

mengumpulkan dai dai yang mempunyai pemikiran hizbiyyah,mengangkat slogan persatuan dakwah.membiarkan tercampurnya manusia dari berbagai orang yang terfitnah

3. tandzim hizbiyyah

mengunakan akar akar metode dalam dakwah seragam,menjadi MIZAN ada pada kelompok yang sejalan dengan satu tokoh.mengikat dan menutup pintu kritikan.metode wala dan baro yang sangat sempit condong kepada hawa.

4. meremehkan prinsip ahlu sunnah

lembek kepada orang yang menyimpang,membela orang yang sangat di kenal walaupun di atas kebathilan.memberikan UDZUR kepada orang jelas menyimpang dan bermaksiat.

5. membuat mizan jarh di khususkan kepada ulama

mengembalikan mutlak mukhalafah syariah atau sunnah kepada ULAMA SAJA,walaupun perkara tersebut sudah di jelaskan oleh para ulama.talbis seperti ini bukan perkara baru di temui sudah pernah di angkat telah masyur KAEDAH BATHIL ini di buat oleh MUBTADI YAZID JAWAS.

untuk sementara ini nanti di sambung……semoga bermamfaat

akibat dari yayasan dakwah seorang duat di BATAM berantem ! ! !

Yayasan Anshorussunnah
d/a Perum. Cendana Blok A-1 Batam Centre Batam
(Samping Kelurahan Belian), Batam – Kep. Riau – 29461.
Telp.             0778-475376      ;
Pimpinan Yayasan  -Versi dolar singapure:  Muhammad Wildan, Lc
Pimpinan Yayasan -Versi ringgit malaysia : Zainul Arifin,Lc

bismillah

mencoba mengungkapkan siapa sosok sebenarnya muhammad wildan sebagai dai mudir ma’had yang di payungi yayasan anshorus sunnah.

ana pribadi menjelaskan awal dakwah di batam yang mengatasnamakan dakwah salafiyyah ” pada hakekatnya dakwah hizbiyyah ” sebagian yang ketahui permulaannya.

berawal dari pemimpin yayasan al kahfi seorang laki-laki yang bernama Tarno , dan saat ini yasayan al kahfi menaungi radio hang batam.

pada awal dakwah di batam tarno ini mengundang Zainul Arifin sebelom jafar umar tholib mentahdzir hakim abdat karena musbil.

tarno ini pernah bercerita kepada ana.” waktu itu zainul arifin kami undang untuk ngisi di batam,lalu setelah pulang kampung,muhammad wildan ini menikahi saudari dari zainul arifin karena muhammad wildan baru pulang dari jamiyah islamiyyah.

sebelomnya muhammad wildan ini seorang penuntut ilmu dari pondok pesantren NU di madura,muhammad wildan ini pernah wirid di lapangan pada saat jadi santri di pondok NU di madura pada akhirnya karena amalan bid’ah tersebut sebab itu penyakit yang sampai sekarang yang ana ketahui tahun 2004 blom sembuh suka bulak balik singapur – batam itu ana dapati dari pengakuan dia muhammad wildan.

setelah itu ikut ke universitas jamiyah islamiyah di madinah,lalu bertemulah dengan yang bernama ABU FAIRUS yang sekarang menjadi DAI yayasan islam al kahfi pengurus radio hang di batam.

abu fairus ini teman duduknya muhammad wildan waktu di jamiyah islamiyyah,adapun terakhir yang ana dapati tahun 2004 abu fairus pernah mendatangi rumah wildan di bengkong pada saat blom pindah ingin menasehati wildan setelah itu saling mentahdzir.

kembali kepada cerita awal dakwahnya muhammad wildan di batam,lalu tarno ini mengundang muhammad wildan di batam.

muhammad wildanpun bercerita kepada ana : bahwa dirinya pernah jadi tukang ojek sebelom hidup mewah seperti sekarang ini.

setelah terjadi somasi dari jafar umar tholib atas kasus kasus dai dai ihya atturout lalu muhammad wildan mengambil sikap sebagaimana jafar umar tholib kepada dai dai ihya atturout.

lalu tarno itu bercerita kepada ana ” muhammad wildan itu mentahdzir ana { tarno } dan membuat yayasan anshorus sunnah hanya segelintir orang yang mengikuti ana { keluh tarno }.

pada peristiwa ambon FORUM AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH di batam membuka pendaftaran untuk pemberangkatan ke ambon.

ana ” abu hurairoh ” ikut terjebak mendaftarkan diri untuk berangkat ke ambon “,singkat cerita.

ana lari dari ambon dari jeratan anjing anjing neraka LASKAR JIHAD,lalu tertangkap alhamdulillah ana di pulangkan dari ambon sambil membawa surat kepulangan ana.

setelah sampai di batam ” surat kepulangan ana dari ambon ana serahkan ke muhammad wildan ” setelah itu ana meninggalkan mereka LASKAR JIHAD yang masi eksis itu.

dimasa Laskar jihad setelah kepulangan ana dari ambon,lalu ana berusaha menerangkan kesesatan laskar jihad.lalu gemparlah di batam setelah ana pulang dari ambon.

lalu ana kaget ternyata di batam ada yang menisbahkan diri kepada dakwah salafiyyah,ana pada saat itu bingung kemana lagi ana mencari dakwah salafiyyah yang shofy ” murni “.

bertemulah bernama TARNO orang yang membangun yayasan islam al kahfi di batam,lalu ana mengikuti mereka dan alhamdulillah ana mendapat informasi ini seperti di atas yang ana ceritakan dan itu memang di benarkan oleh muhamnmad wildan sendiri.

singkat cerita dari yayasan yayasan hizbiyyah.

kembali kepada persoalan uslub dakwah yang di bawa oleh muhammad wildan.

MUHAMMAD WILDAN tertuduh dai licik pandai melihat situasi kesempatan untuk menyingkirkan siapa saja yang menurut penghalang dari kekuasaan ” tandzim ” dakwah.

kasus tarno : bukan ana membela tokoh hizbi sururiyyin batam ini tapi ana jelaskan kronologis saat perpisahannya dari pengasuh yayasan al kahfi TARNO dengan muhammad wildan.

setelah perpecahan hizbi sururiyyin dengan jafari muhammad wildan ini yang pandai mengambil tempat untuk menyingkirkan TARNO orang yang berjasa yang mengangkat dirinya ” muhammad wildan ” di medan dakwah pada akhirnya berhasil 2 orang hizbiyyin terpisah karena fitnah sururiyyin dan jafari.

di ambil kesimpulan : muhammad wildan seorang duat yang licik penuh tandzim dakwah pemburu harta umat sejati lalu setelah kejadian itu muhammad wildan membuat YAYASAN ANSHORUS SUNNAH

kasus zainal arifin : kalo kita perhatikan kasusnya ini tidaklah bergeser sedikitpun walaupun ” perbedaan pelaku kasus ” dengan kasus sesepuh ahlu jamiyat yaitu TARNO,setelah kita dengar percekcokkannya ” rekaman di atas ” karena sebab perebutan kepengurusan yayasan anshorus sunnah yang notabene setelah kasus perpisahannya dengan tarno muhammad wildan dan zainal arifin membangun yayasan tersebut bersama di awal dakwah blok hizbi jafari

adapun muhammad wildan meninggalkan tarno hanya karena ingin membuat yayasan asnhorus sunnah,adapun kasus ini zainul arifin yang ingin mengambil kembali yayasan anshorus sunnah sedangkan muhammad wildan ingin membuat yayasan baru kejadiannya sama persis karena YAYASAN.selesai

PERCEKCOKAN ANA DENGAN MUHAMMAD WILDAN DI MASA LAMPAU

Yayasan Harom secara Mutlaq

الشيخ أسامة العتيبي: «الشيخ ربيع يفتي بمنع إنشاء الجمعيات مطلقاً»


(الورقات – المدينة النبوية):
 كتب 
الشيخ أسامة بن عطايا العتيبي - وفقه الله – يوم الاثنين 24/ 1/ 1433 هـ الموافق 19/12/2011م حول موضوع إنشاء الجمعيات ، ونقل كلام الشيخ ربيع بن هادي المدخلي - حفظه الله – الأخير حول حكم إنشائها فقال في مقاله: «أريد أن أذكر أمراً هاماً يتعلق بكلام شيخنا العلامة الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله في الجمعيات، حيث جرى اتصال مني بالشيخ حفظه الله يوم السبت ليلة الأحد، وتكلم الشيخ حفظه الله في شأن الجمعيات، وبيَّن لي حفظه الله أن الذي يفتي به الشيخ هو المنع من الجمعيات مطلقاً، وذلك بسبب المفاسد الكثيرة التي تشتمل عليه أو تؤول إليه، وكم من جمعية كانت في أول أمرها سلفية ثم آل أمرها إلى التحزب والبدعة .
والشيخ يوجه أبناءه إلى أن تكون الدروس والدورات واللقاءات العلمية في المساجد وإن كان هناك عدم إمكانية لإلقاء الدروس فيها فيكون في البيوت .

وقد حرص شيخنا حفظه الله على بيان هذا الأمر، لا سيما مع ما قام به بعض أهل البدع من الحلبيين باتهام شيخنا حفظه الله بالتناقض، وهذا من الكذب والافتراء على الشيخ، لأن العالم قد يفتي بأمر ثم يتبين له الصواب في خلافه، ومعلوم أن الإمام الشافعي قد غير كثيراً من أقواله لما ورد مصر واستقر فيها قبيل وفاته، وصار له مذهبان معروفان: قديم وجديد، ولم يرم أحد من العلماء الإمام الشافعي بالتناقض، وكذلك الإمامان مالك وأحمد تتعدد عنهما الرواية في المسألة الواحدة فلا يعده عاقل من التناقض كما يزعمه أصحاب موقع الخلفيين أخزاهم الله ..

حفظ الله شيخنا الشيخ ربيع، وجميع مشايخ السنة، وحماهم من كل سوء، ورد كيد الكائدين في نحورهم، وأعاذ المسلمين من شرورهم» أ.هـ.

التصانيف:

Yayasan Harom secara Mutlaq

Berkata Asy-syaikh Usamah bin ‘Athoya -semoga Alloh menjaganya- : Saya hendak mengingatkan suatu perkara yang penting ! terkait dengan ucapan terakhir Asy-Syaikh Robi’ bin Hady Al-Madkholy –semoga Alloh menjaganya- dalam perkara Yayasan.
Ketika terjadi suatu perbincangan antaraku dan Syaikh–semoga Alloh menjaganya- -melalui via telephone pada hari Sabtu malam Ahad ,maka Asy-syaikh berbicara tentang perkara Yayasan, dan beliau–semoga Alloh menjaganya- menjelaskan padaku bahwa yang difatwakan oleh asy-syaikh adalah larangan yayasan secara mutlaq, yang demikian itu karena banyak mafsadat (kerusakan) yang terkandung dalamnya atau akibatnya. Dan betapa banyak yayasan yang pada mulanya salafiyyah kemudian menjadi yayasan hizby dan bid’ah.Dan Asy-syaikh mengarahkan anak-anaknya agar mendirikan pelajaran-pelajaran , dauroh-dauroh , serta pertemuan-pertemuan ilmiyyah didalam masjid. Kalau-lah tidak memungkinkan maka didirikan dirumah-rumah mereka.

Dan sungguh syaikh telah bersungguh-sungguh untuk menjelaskan perkara ini , apalagi dengan adanya tuduhan-tuduhan yang dilemparkan oleh ahlulbid’ah dari kalangan Halabiyyah kepada syaikh bahwa ‘ fatwanya bertentangan (bingung) ’ dan sungguh ini adalah suatu kedustaan dan kenistaan terhadap syaikh , karena seorang ‘alim bisa saja berfatwa tentang suatu perkara , kemudian jelas baginya ternyata kebenaran pada selainnya.

Dan perkara yang maklum bahwa Al-Imam Asy-Syafi’iy telah merubah kebanyakan dari ucapannya ketika beliau tiba dan tinggal di Mesir sebelum wafatnya. Maka beliaupun memiliki dua madzhab(pendapat) : pendapat lama dan baru , dan tidak-lah seorang dari para ulama’ menuduhnya dengan ‘linglung/bingung’ , demikian juga Imam Malik dan Ahmad pendapat-pendapat mereka banyak dalam suatu permasalahan dan seorang yang berakal tidak menganggap perkara tersebut sebagai suatu kebingungan , sebagaimana yang disangka oleh pengelola situs Al-Kholafiyyin –semoga Alloh menghinakan mereka-Semoga Alloh menjaga Syaikh kita Asy-Syaikh Robi’ , dan seluruh masyaikh sunnah , dan melindungi mereka dari segala keburukan , dan mengembalikan tipu daya / kejahatan dileher-leher pelakunya , dan melindungi kaum muslimin dari kejahatan mereka.

” -selesai- pada 24 Muharram 1433

http://www.alwaraqat.net/content.php?420

 

bantahan pernyataan busuk Afifuddin (Gresik) bahwa di dammaj adalah fitnah bukanlah jihad secara tidak langsung

bismillah,

mengerikan semangkin terlihat mereka mereka itu pendusta pendusta atas nama para ulama ahlu sunnah

tentang perkara qunut nazilah untuk darul hadits dammaj ?

satu contoh fatwa para ulama arab saudi telah menjelaskan bahwa ahlu sunnah di dammaj berhadapan dengan RAFIDHOH ?

http://semogakamiselamat.wordpress.com/2011/11/02/nasihat-syaikh-muhammad-bin-hadi-al-madkhaly-kepada-ahlus-sunnah-berkaitan-dengan-pengepungan-syiah-rafidhah-terhadap-dammaj/

http://semogakamiselamat.wordpress.com/2011/10/31/fatwa-syaikh-robi%E2%80%99-terkait-pemboikotan-syiah-rafidhah-di-dammaj-bulan-dzulhijjah-tahun-1432h/

lalu bagaimana pernyataan AFIFUDDIN bahwa qunut nazilah di dammaj untuk syiah zaidiyah ? ALLOHUAKBAR secara tidak langsung membantah fatwa para ulama arab saudi ?

bahkan tidak tanggung tanggung,yang ada di DAMMAJ di qiyaskan seperti di jaman utsman bin affan rodhiyallohu anhu maka jelas pernyataannya secara tidak langsung bahwa di dammaj bukanlah JIHAD akan tetapi FITNAH kaum muslimin ?

ALLOHUAKBAR,luar biasa semangkin jelas permusuhan dakwah bawah tanah.

blom lagi perkara tentang mutlak di larangnya membangun yayasan dakwah,lalu mereka pelintir bahwa yayasan dakwah tidak harom ! ! !

Sebagai permulaan kami katakan: sesungguhnya Fadhilatusy Syaikh Rabi’ Al-Madkhaly –Hafizhahullah Ta’ala- di celah-celah perkataannya yang saya kutip dari beliau, BELIAU TIDAK MENGATAKAN MENGHARAMKAN PENDIRIAN YAYASAN, tetapi di dalamnya datang nasehat untuk menjauh dari yayasan dengan menyebutkan alasannya bahwa itu termasuk sebab perpecahan di kalangan salafiyyin.

bisa lihat di sini :  http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=1970

Perhatikan penjelasan Syekh Usamah bin athoya dalam sahab.net berikut : 

وبيَّن لي حفظه الله أن الذي يفتي به الشيخ هو المنع من الجمعيات مطلقاً، وذلك بسبب المفاسد الكثيرة التي تشتمل عليه أو تؤول إليه، وكم من جمعية كانت في أول أمرها سلفية ثم آل أمرها إلى التحزب والبدعة .

Yayasan Harom secara Mutlaq

Berkata Asy-syaikh Usamah bin ‘Athoya -semoga Alloh menjaganya- : Saya hendak mengingatkan suatu perkara yang penting ! terkait dengan ucapan terakhir Asy-Syaikh Robi’ bin Hady Al-Madkholy –semoga Alloh menjaganya- dalam perkara Yayasan.
Ketika terjadi suatu perbincangan antaraku dan Syaikh–semoga Alloh menjaganya- -melalui via telephone pada hari Sabtu malam Ahad ,maka Asy-syaikh berbicara tentang perkara Yayasan, dan beliau–semoga Alloh menjaganya- menjelaskan padaku bahwa yang difatwakan oleh asy-syaikh adalah larangan yayasan secara mutlaq, yang demikian itu karena banyak mafsadat (kerusakan) yang terkandung dalamnya atau akibatnya. Dan betapa banyak yayasan yang pada mulanya salafiyyah kemudian menjadi yayasan hizby dan bid’ah.Dan Asy-syaikh mengarahkan anak-anaknya agar mendirikan pelajaran-pelajaran , dauroh-dauroh , serta pertemuan-pertemuan ilmiyyah didalam masjid. Kalau-lah tidak memungkinkan maka didirikan dirumah-rumah mereka.

Dan sungguh syaikh telah bersungguh-sungguh untuk menjelaskan perkara ini , apalagi dengan adanya tuduhan-tuduhan yang dilemparkan oleh ahlulbid’ah dari kalangan Halabiyyah kepada syaikh bahwa ‘ fatwanya bertentangan (bingung) ’ dan sungguh ini adalah suatu kedustaan dan kenistaan terhadap syaikh , karena seorang ‘alim bisa saja berfatwa tentang suatu perkara , kemudian jelas baginya ternyata kebenaran pada selainnya.

Dan perkara yang maklum bahwa Al-Imam Asy-Syafi’iy telah merubah kebanyakan dari ucapannya ketika beliau tiba dan tinggal di Mesir sebelum wafatnya. Maka beliaupun memiliki dua madzhab(pendapat) : pendapat lama dan baru , dan tidak-lah seorang dari para ulama’ menuduhnya dengan ‘linglung/bingung’ , demikian juga Imam Malik dan Ahmad pendapat-pendapat mereka banyak dalam suatu permasalahan dan seorang yang berakal tidak menganggap perkara tersebut sebagai suatu kebingungan , sebagaimana yang disangka oleh pengelola situs Al-Kholafiyyin –semoga Alloh menghinakan mereka-Semoga Alloh menjaga Syaikh kita Asy-Syaikh Robi’ , dan seluruh masyaikh sunnah , dan melindungi mereka dari segala keburukan , dan mengembalikan tipu daya / kejahatan dileher-leher pelakunya , dan melindungi kaum muslimin dari kejahatan mereka.

” -selesai- pada 24 Muharram 1433

http://www.alwaraqat.net/content.php?420


http://www.sahab.net/forums/index.php?s=0f9ba0cacc2adeb5105166f78a2d11bf&showtopic=125411

http://www.sahab.net/forums/index.php?s=ad6aeb2126e314e669360b72fd258cc4&showtopic=122564

http://semogakamiselamat.wordpress.com/2011/12/15/fatwa-asy-syaikh-robi-bin-hadi-al-madkholiwaffaqahulloh-yayasan-sarana-perpecahan/

maka yaa ikhwah jelas bahwa perselisihan ini bukan karena YAYASAN DAKWAH,TASAWWUL dan SPP ! ! !

perselisihan ini MEREKA ingin menghancurkan DARUL HADITS DAMMAJ dan para ulama di sana

DEMI ALLOH KAMI AKAN SELALU MENJAGA TEMPAT PARA PENUNTUT ILMU BAROKAH SEPERTI DARUL HADITS DAMMAJ BUKANLAH KAMI MEMBELA BENDA MATI AKAN TETAPI MEMBELA DARS DARS MAJELIS MAJELIS ILMU KARENA ALLOH BUKAN KARENA MAHKLUQ ~ ~ ! ! !

alhamdulillah selesai…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.