IMAM DARUL HADITS DAMMAJ BERBICARA TENTANG RODJA TV

بسم الله الرحمن الرحيم


rodjatvok[1]

SOAL-JAWAB BERSAMA AHLUL ILMI
DI DARUL HADITS DAMMAJ
( Bulan Shafar 1434 H)

Ditulis dan dikumpulkan oleh Abu Fairuz Abdurrohman Al Jawiy
-semoga Alloh memaafkannya-

Markiz Ahlussunnah – Darul Hadits Dammaj (Yaman)
-Semoga Alloh menjaganya dari segala kejelekan-
11 Shafar 1434 H

Soal kelima:

Dakwah Sururiy di Indonesia sekarang sudah pakai TV, namanya TV Rodja, ada gambar ustadznya. Barangkali antum ingin membantahnya. Belum ada dai di Indonesia yang menghantamnya, sebatas yang ana tahu. Orang awam mulai menyukai, padahal hal tersebut batil. Jazakumullohukhoiro.

Berikut ini akan saya nukilkan soal jawab bersama syaikhuna Yahya Al Hajuriy حفظه الله :

Soal: Apa hukum menggambar dengan video di masjid, dan menampilkan pita video yang berisi film Islamiyyah di masjid atau di ceramah-ceramah?

Beliau menjawab: menggambar makhluk bernyawa adalah termasuk fitnah yang umat Islam diuji dengannya. Si penceramah diambil gambarnya, si pengajar diambil gambarnya. Terkadang mendatangkan alat  gambar dan orang-orang sholat tarwih lalu mereka mengambil gambar mereka dalam keadaan seperti itu dan menyebarkannya dalam video. Untuk tujuan apa? Mereka menjawab: “Untuk melihat orang-orang.” Alangkah mengherankannya! Ini adalah penghiasan dari setan untuk menghiasai kemaksiatan yang diancam dengan kutukan. Maka dalam hadits Abu Juhaifah:

ولعن المصور

“Dan beliau melaknat tukang gambar.” (HR. Al Bukhoriy (2088)).

Dan tukang gambar jika terlaknat maka engkau tidak boleh baku bantu dengannya dalam dosa besar ini. Alloh berfirman:

{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ } [المائدة: 2]

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kalian kepada Alloh, sesungguhnya Alloh amat berat siksa-Nya.”

Dan Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضا

“Mukmin yang satu terhadap mukmin yang lain itu bagaikan bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.”

Beliau juga bersabda:

المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يسلم ولا يخذله

“Muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menzholiminya, tidak boleh menyerahkannya (pada musuh), tidak boleh menelantarkannya.” (HR. Al Bukhoriy (2442) dan Muslim (2564)).

Dan termasuk dari menelantarkan saudaranya adalah: menyetujuinya atau menyemangatinya untuk berbuat kesalahan.

Nabi عليه الصلاة والسلام bersabda:

«لا يؤمن أحدكم، حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه»

“Tidaklah beriman salah seorang dari kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dicintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Al Bukhoriy (13) dan Muslim (45)).

Dan terus-menerus menggambar dengan video atau dengan televisi itu atau yang sejenis itu ini semuanya adalah termasuk istihsan (menganggap sesuatu itu baik tanpa dukungan dalil syar’iy) zaman ini yang wajib untuk dijauhi. Cukuplah dakwah dengan kaset suara. Dengan kaset suara itu orang-orang mendengarkan ucapan yang ada di dalamnya dan mengambil manfaat darinya jika ucapannya itu berfaidah. Dan cukup pula kitab. Orang-orang membacanya dan mengambil faidah darinya. Cukuplah dengan sarana-sarana yang disyariatkan. Dan seseorang itu jangan menyodorkan diri kepada dosa di bawah tabir dakwah ke jalan Alloh.

Maka Ikhwanul Muslimin dan semisal mereka yang tidak bersungguh-sungguh mengikuti kebenaran dalam agama mereka membikin manusia berani berbuat maksiat, dan bahwasanya ini adalah termasuk sarana dakwah, menurut dugaan mereka. padahal secara hakikat, maksiat-maksiat itu akan memukul dakwah, dan tidak menolong dakwah sama sekali, karena Alloh عز وجل itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik-baik. Dia جل في علاه itulah yang berfirman:

{وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ } [الحج: 40]

“Dan pastilah Alloh benar-benar akan menolong orang yang menolongnya, sesungguhnya Alloh benar-benar Mahakuat lagi Maha Perkasa.”

Dialah yang Mahasuci Yang berfirman:

}وَالَّذِينَ كَسَبُوا السَّيِّئَاتِ جَزَاءُ سَيِّئَةٍ بِمِثْلِهَا وَتَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ { [يونس/27]

“Dan orang-orang yang melakukan kejelekan-kejelekan, maka balasan dari kejelekan adalah dengan yang semisalnya, dan mereka akan terliputi kehinaan.” (QS Yunus 27).

Dialah yang berfirman:

{ وَاسْأَلْهُمْ عَنِ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ حَاضِرَةَ الْبَحْرِ إِذْ يَعْدُونَ فِي السَّبْتِ إِذْ تَأْتِيهِمْ حِيتَانُهُمْ يَوْمَ سَبْتِهِمْ شُرَّعًا وَيَوْمَ لَا يَسْبِتُونَ لَا تَأْتِيهِمْ كَذَلِكَ نَبْلُوهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ (163) {وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْمًا اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَى رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ (164) فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ (165) فَلَمَّا عَتَوْا عَنْ مَا نُهُوا عَنْهُ قُلْنَا لَهُمْ كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ } [الأعراف: 163 - 166].

“Dan tanyakanlah kepada Bani Isroil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik. Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: “Mengapa kalian menasehati kaum yang Alloh akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?” mereka menjawab: “Agar Kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhan kalian, dan supaya mereka bertakwa. Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zholim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik. Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepada mereka: “Jadilah kalian kera yang hina.”

Alloh tidak menyelamatkan kecuali orang yang mengingkari kemungkaran dari mereka. dan Alloh سبحانه وتعالى berfirman:

{ وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ حَتَّى إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ مِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الدُّنْيَا وَمِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الْآخِرَةَ } [آل عمران: 152]

“Dan sesungguhnya Alloh telah memenuhi janji-Nya kepada kalian, ketika kalian membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kalian lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rosul) sesudah Alloh memperlihatkan kepada kalian apa yang kalian sukai. Di antara kalian ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kalian ada orang yang menghendaki akhirat.”

Disebabkan oleh satu kemaksiatan terjadi pada mereka apa yang Alloh sebutkan dalam ayat yang agung ini. Di antara mereka ada yang tertawan, di antara mereka ada yang terbunuh sebagai syahid.

Alloh ta’ala berfirman:

{وَيَوْمَ حُنَيْنٍ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَ } [التوبة: 25]

“Dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu banyaknya jumlah kalian membikin kalian kagum, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepada kalian sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit oleh kalian, kemudian kalian berbalik lari ke belakang.”

Dan Alloh Yang Mahasuci berfirman:

{وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَوْعِدًا } [الكهف: 59]

“Dan kampung-kampung itu Kami binasakan mereka manakala mereka berbuat zholim, dan Kami jadikan waktu yang dijanjikan untuk kebinasaan mereka.”

Dan berfirman:

فعصى فرعون الرسول فأخذناه أخذا وبيلا

“Maka Fir’aun mendurhakai Rosul tersebut, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang keras.”

Maka hindarilah maksiat, maka hindarilah kedurhakaan. Hanya kepada Alloh sajalah kita mohon pertolongan.

(selesai penukilan dari “Al Kanzuts Tsamin”/4/hal. 431-432).

Insya Alloh sampai di sini dulu, semoga bermanfaat. Insya Alloh dilanjutkan di kesempatan yang lain.

http://www.isnad.net

سبحانك اللهم وبحمدك لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

والحمد لله رب العالمين

About these ads

Tentang abuabdirrohmanjakarty

semoga kami selamat dari fitnah

Posted on Desember 25, 2012, in bantahan subhat hizbiyyah, fatwa ulama ahlu sunnah and tagged . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. emang termasuk gambar ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: